My Gallery

Jumat, 07 Mei 2010

Telkom SIAP Online


Pada tanggal 2 Mei 2010 tepat pada Hari Pendidikan Nasional Telkom mengadakan acara dipasuruan yang bertema "Pendidikan Karakter Untuk Membangun Kepribadian Bangsa". Yang berguna membantu Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru secara online dan memberikan informasi  tepat waktu dan transparan bagi masyarakat atau bisa disebut dengan “SIAP PSB”. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Walikota Pasuruan beserta seluruh Jajaran Muspida Kota Pasuruan. Sistem ini bekerja telah bekerja di 87 sekolah di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kota Pasuruan dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebagai percontohan pada acara tersebut ditunjukkan penggunaan SIAP Online yang telah diimplementasikan pada SMK Negeri 1 Kota Pasuruan meliputi SIAP Sekolah, SIAP Web dan SIAP SMS. SIAP Online juga berperan untuk membantu dalam pelaksanaan kegiatan PSB Online di Kota Pasuruan.

Artikel diambil dari : Siap-Online.com 

Makna Hari Pendidikan


Tanggal 2 Mei 2010 tepatnya adalah hari Pendidikan Nasional. Hari dimana lahirnya pendidikan di Indonensia. Tanggal 2 Mei dijadikan sebagai hari Pendidikan Nasional bertepatan dengan hari lahirnya salah satu tokoh pendidkan kita yaitu Ki Hajar Dewantara dengan nama asli: Raden Mas Soewardi. Mengulas sedikit tentang perjuangan untuk memajukan pendidikan di bumi Indonesia, beliau sempat mendirikan salah satu taman siswa pada 3 Juli 1922 untuk sekolah kerakyatan di Yogyakarta. Kemudian beliau juga sempat menulis berbagai artikel yang intinya memprotes berbagai kebijakan para penjajah (Belanda) yang kadang membunuh serta menghambat tumbuh dan berkembangnya pendidikan di Indonesia. Bertolak dari usaha, kerja keras serta pengorbanan dirinya melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959 dinobatkan sebagai salah satu Pahlawan Pergerakan Nasional. Bahkan yang lebih menggembirakan dirinya di anggap sebagai Bapak Pendidikan untuk seluruh orang Indonesia, penghormatan itu terbukti dengan ditetapkan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional. 

Dua Tokoh Pendidikan Indonesia


R.A Kartini Kalau kita teliti, jejak perjuangan Kartini adalah perjuangan agar perempuan Indonesia bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Bukan perjuangan untuk emansipasi di segala bidang. Kartini menyadari, perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan. Agar dapat menjalankan perannya dengan baik, perempuan harus mendapat pendidikan yang baik pula.

Minggu, 02 Mei 2010

Ki Hadjar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat  sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 dan meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun. selanjutnya disingkat sebagai "Soewardi" atau "KHD" adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Soewardi berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan wartawan di beberapa surat kabar